TABANAN,MENITINI.COM– RSU Bhakti Rahayu Tabanan menggelar seminar kesehatan bertajuk Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Obstetri: Preeklampsia Berat (PEB) & Hemoragi Postpartum (HPP) di Graha Kanuruhan RSU Bhakti Rahayu Tabanan, Senin (24/3/2025). Seminar ini diikuti oleh ratusan bidan yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tabanan dan menghadirkan narasumber dokter spesialis kandungan RSU Bhakti Rahayu Tabanan, dr. I Gede Bagus Arya Maharta, Sp.OG.
Dalam pemaparannya, dr. Bagus menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat terhadap PEB dan HPP, mengingat keduanya merupakan penyebab utama kematian ibu saat persalinan. Ia juga menjelaskan strategi pencegahan serta tata laksana medis terkini agar bidan dapat mengidentifikasi kondisi kritis sejak dini.

“Bidan adalah garda terdepan sebelum pasien sampai di rumah sakit. Jika penanganan awal oleh bidan dilakukan dengan baik, maka keselamatan ibu dan bayi bisa lebih terjamin,” ujar dr. Bagus saat diwawancarai usai acara. Ia berharap seminar ini dapat meningkatkan wawasan bidan dalam praktek mandiri maupun di fasilitas kesehatan, serta membantu mereka dalam menentukan kapan pasien perlu dirujuk ke rumah sakit.
Ketua IBI Kabupaten Tabanan, Putri Hari Adi, S.S.T.Keb., mengapresiasi RSU Bhakti Rahayu Tabanan yang telah menyelenggarakan seminar ini. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi bidan di lapangan, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi ibu hamil, melahirkan, dan menyusui.

Sementara itu, dr. Ayu selaku Direktur RSU Bhakti Rahayu Tabanan menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk mengedukasi tenaga kesehatan tentang kegawatdaruratan obstetri serta merefresh kembali ilmu dan keterampilan mereka dalam menangani kasus PEB dan HPP. Ia juga menekankan bahwa ini merupakan seminar pertama yang dikemas dengan suasana kekeluargaan untuk mempererat hubungan antara tenaga medis, manajemen rumah sakit, serta para bidan di wilayah Tabanan.
Direktur Utama PT. Bhakti Rahayu Group, Putu Ivan Yunatana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para bidan yang telah menjadi mitra penting bagi RSU Bhakti Rahayu. Ia juga memastikan bahwa manajemen PT. Bhakti Rahayu Group akan terus mendukung para bidan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Kemitraan kami di RS Bhakti Rahayu Denpasar dengan IBI Denpasar dan Badung, kami pernah mengajak Tirta Yatra ke Lombok dan Surabaya, kami harapkan IBI Tabanan juga dapat merasakan hal yang sama,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah.
Menambah semarak acara, para peserta seminar mendapatkan suguhan dari bintang tamu grup lawak asal Bali, Bondres ODGJ, yang sukses menghibur peserta dengan aksi kocak mereka. Kemeriahan terasa semakin lengkap dengan adanya pemberian banyak hadiah kejutan berupa peralatan medis, voucher dari Toya Devasya, dan hadiah utama TV 43 inchi. Hadiah-hadiah tersebut dipersembahkan oleh para sponsor acara seminar, yaitu PT. Bali Wahyu Abadi (BWA), Objek Wisata Toya Devasya, Kintamani Bangli, Bank Mandiri Kacab Tabanan, Bank BRI Kacab Tabanan, PT Benofarm, PT. Amarox, PT. Hetero, dan PT. Kalventis. Para sponsor turut hadir sebagai tamu undangan, dan berpartisipasi dengan memberikan hadiah bagi para peserta, serta membuka booth saat acara seminar berlangsung.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan tenaga kesehatan, terutama bidan, semakin siap dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan obstetri, sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tabanan. (M-011)
- Editor: Daton